Pringsewu.Lappung.Com – Kasat Binmas Polres Pringsewu temui tokoh Agama. Dalam hal ini, tokoh yang dikunjungi adalah Hi. Mahfudz Ali. Selaku Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pringsewu.
Berikut keterangan pers Humas Polres Pringsewu. Terkait kunjungan jajaran Polres Pringsewu ke tokoh agama, yang diterima redaksi pringsewu.lappung.com:
Kasat Binmas Polres Pringsewu Iptu Mardiono. Beserta Kanit Binpolmas Aiptu Tohari dan Kanit Bintibmas Aipda Sutino. Melaksanakan kunjungan ke rumah Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Hi Mahfudz Ali, di Kelurahan Pringsewu Utara. Pada Selasa (30/11/2021).
BACA JUGA: Sabhara Polres Pringsewu Patroli Kamtibmas
Dalam kunjungannya, Iptu Mardiono mengajak FKUB turut bersinergi untuk menjaga situasi Kamtibmas. Agar tetap kondusif di Kota Pringsewu serta tetap mendukung tugas-tugas Polri ke depannya.
“Kunjungan ini selain untuk mempererat tali silaturahmi juga untuk meminta dukungan seluruh pihak khususnya FKUB. Agar upaya menciptakan Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (HARKAMTIBMAS) di wilayah Kabupaten Pringsewu bisa tetap terjaga,” ungkap Iptu Mardiono.
Beberapa hal yang menjadi materi perbincangan. Yakni langkah-langkah guna membendung paham radikalisme, intoleransi dan terorisme di kabupaten Pringsewu.
BACA JUGA: Gigi Palsu Mbah Wiro
Hal ini karena FKUB sebuah organisasi lintas agama. Pihaknya meminta agar mereka juga mensosialisasikan, sekaligus meminta agar sinergitas menjaga masyarakat. Agar tidak terpancing dengan propaganda yang mereka sebarkan.
“Tentu dengan tujuan akhir adalah keamanan dan ketertiban di masyarakat terjaga,” ungkapnya.
Sementara itu Ketua FKUB Hi Mahfudz Ali sendiri. Menyambut baik silaturahmi pihak Polres Pringsewu yang langsung dipimpin oleh Kasat Binmas tersebut.
BACA JUGA: Sat Resnarkoba Polres Pringsewu Ringkus Kurir Sabu
Menurutnya, kerukunan umat beragama merupakan bentuk sosialisasi yang damai dan tercipta berkat adanya toleransi agama. “Setiap agama mempunyai aturan masing-masing dalam beribadah. Namun, perbedaan tersebut bukan alasan untuk menjadikan perpecahan,” katanya.
“Sebagai satu saudara dalam tanah air yang sama. Tentu kita harus menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia untuk bersama-sama membangun negara ini menjadi yang lebih baik ke depannya,” pungkasnya.
(Herry Alam/Rls)




Lappung Media Network