Lebih lanjut, Adi Erlansyah mengungkapkan, bahwa IPM (Indeks Pembangunan Manusia) Pringsewu saat ini merupakan yang tertinggi dari seluruh daerah kabupaten di Provinsi Lampung di bawah Kota Bandar Lampung dan Kota Metro.
Pihaknya akan melibatkan stakeholders di Kabupaten Pringsewu, untuk bersama-sama menangani masalah stunting ini. “Oleh karena itu, agar percepatan penurunan stunting lebih cepat berhasil, diharapkan seluruh perangkat daerah dapat berkolaborasi,” ungkap Adi Erlansyah.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung Putut Riyatno menyampaikan, ia mengharapkan Pemkab Pringsewu melalui OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang ada dapat bersama-sama menyukseskan upaya percepatan penurunan stunting. “Alhamdulillah, untuk Kabupaten Pringsewu sendiri sudah ada penurunan prevalensi stunting,” ujarnya.
Putut Riyanto menambahkan, bahwa penanganan stunting tidak bisa hanya melibatkan satu instansi saja, karena sangat kompleks. “Oleh karena itu, kita semua harus berkolaborasi,” pungkasnya.
Baca Berita Terkini Lainnya dari Media Siber Lappung.COM di——> Klik: GOOGLE NEWS





Lappung Media Network