Dilanjutkannya, bahwa sebanyak 170 personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP dan Dishub serta Organisasi Masyarakat akan diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan takbiran malam ini. Pengamanan dilakukakan pada penggal-penggal jalan yang dianggap rawan terjadinya kemacetan lalu lintas dan aksi kriminalitas diseluruh wilayah Kabupaten Pringsewu.
Beberapa lokasi yang jadi pusat pengamanan yakni di Pendopo Kabupaten Pringsewu, Rest Area Pringsewu, Tugu Gajah Pringsewu dan Komplek Pemda. Karena tempat-tempat tersebut merupakan salah satu magnet atau tempat berkumpulnya masyarakat.
“Hal tersebut dilaksanakan guna mengantisipasi terjadinya kemacetan arus lalin dan kecelakaan, ataupun tindak kriminalitas lainnya seperti jambret, hipnotis, premanisme dan curanmor serta untuk menegakan disiplin protokol kesehatan di kawasan tersebut,” tutur AKBP Rio.
Kapolres menambahkan, agar dalam pengamanan malam takbiran ini, semua personel tetap mengedepankan sikap humanis. Lakukan imbauan kepada masyarakat untuk melakukan takbiran di masjid masing-masing, serta untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan Covid-19.
“Para petugas pengamanan silahkan berkolaborasi di lapangan, sehingga pelaksanaan tugas berjalan dengan baik. Salah satu jenis gangguan yang harus di antisipasi yaitu adanya konvoi menggunakan roda empat dan roda dua di jalan raya yang dapat menimbulkan dampak terjadinya kemacetan, kecelakaan bahkan tawuran antar warga,” pungkasanya.





Lappung Media Network