“Untuk pemeriksaan kesehatan hewan sudah disiapkan petugas dan dokter hewan. Ini untuk memastikan tidak ada hewan yang terkena penyakit, khususnya PMK,” ujar Iptu Mardiyono.
Ditambahkan Kasat Binmas, berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, belum menemukan adanya hewan ternak yang terpapar PMK. Meski demikian pihaknya tetap secara masif memberikan edukasi kepada para peternak hewan maupun pedagang hewan untuk mengetahui secara dini kondisi hewan yang dipelihara.
Juga mengimbau kepada seluruh peternak sapi untuk tetap waspada dengan adanya sebaran virus PMK. Apabila hewan ternaknya mengalami gangguan kesehatan, agar segera melaporkan kepada tiga pilar di Kecamatan masing-masing. “Jika menemukan penyakit seperti luka di mulut atau di kuku pada hewan ternak segera laporkan, dan jangan panik,” pungkasnya.





Lappung Media Network