Kapolsek Pringsewu Kota mengungkapkan, bahwa kronologis kejadiannya bermula pada Rabu pagi sekira pukul 08.00 WIB, korban menghidupkan tabung kompresor pengisi angin di tambal ban miliknya. Berselang setengah jam kemudian korban hendak mematikan mesin kompresornya, namun tiba-tiba tabung kompresor meledak.
Posisi korban berada sangat dekat dengan kompresor yang meledak tersebut, korban pun terkena material pecahan tabung kompresor tersebut. “Akibat terkena hantaman material kompresor korban terpental dan mengalami luka parah di bagian wajahnya. Kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat yakni RS Mitra Husada, oleh warga sekitar,” demikian ungkap Kapolsek Pringsewu Kota.
Meski sudah mendapatkan perawatan medis, kata Kompol Ansori Samsul Bahri meneruskan, akibat luka parah yang dideritanya, nyawa korban akhirnya tidak dapat terselamatkan. “Meninggalnya korban ini berselang 15 menit setelah kejadian meledaknya tabung kompresor,” katanya.
Kompol Ansori menambahkan, atas kejadian tersebut, pihaknya sudah mendatangi TKP dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara. Juga telah meminta keterangan sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti material tabung kompresor yang meledak. “Dugaan awal kompresor terlalu penuh isinya sehingga menyebabkan kompresor tersebut meledak,” imbuhnya.
Bahwa pihak keluarga korban sudah menerima kejadian tersebut. “Jenazah Korban sudah kita serahkan kepada pihak keluarga dan sudah dimakamkan pada siang hari kemarin,” pungkasnya.
Baca Berita Terkini Lainnya dari Media Siber Lappung.COM di——> Klik: GOOGLE NEWS





Lappung Media Network