Lebih lanjut, AKP Khoirul Bahri mengatakan, bahwa selama Operasi Keselamatan Karakatau 2023, telah terjadi dua kasus kecelakaan lalu lintas. Kasus pertama terjadi di Jalan Lintas Barat Sumatera Pekon Tambahrejo. Lakalantas ini melibatkan sepeda motor Honda Vario BE 6076 IU dengan kendaraan Dump Truk BE 8299 AJ. “Dalam peritiwa itu terdapat dua korban jiwa yang terdiri dari seorang ibu Emi Susanti dan anaknya Lakaesha Zelda Hafiza,” katanya.
Sementara kasus kedua juga terjadi di jalan lintas yang melibatkan sepeda motor Honda Beat BE 3933 UK dengan sepeda motor Yamaha RX King B 3219 CBG. Dalam kejadian ini, mengakibatkan pengendara sepeda motor Honda Beat mengalami luka berat sementara pengendara Yamaha RX King mengalami luka ringan dan kerugian materil sebesar Rp300 ribu.
Dalam kesempatan ini, Kasat Lantas juga mengimbau kepada para pengguna jalan untuk lebih disiplin dan mentaati tata tertib lalu lintas. “Patuhi aturan berlalu lintas, jangan kebut-kebutan di jalan. Biasanya kecelakaan lalu lintas diawali dari pelanggaran. Oleh karena itu, budayakan untuk tertib dalam berlalu lintas di jalan raya,” pungkasnya.
Untuk diketahui, bahwa pihak kepolisian saat ini tengah menggelar operasi di bidang lalu lintas dengan sandi Operasi Keselamatan. Bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dalam berlalu lintas, mengurangi pelanggaran dan kecelakaan serta fatalitas korban kecelakaan.
Operasi Keselamatan Krakatau 2023 ini, dilaksanakan selama 14 hari. Dimulai pada tanggal 7 sampai dengan 20 Februari 2023. Operasi Keselamatan ini berlangsung serentak di seluruh wilayah Indonesia.
Baca Berita Terkini Lainnya dari Media Online Lappung.COM di——> Klik: GOOGLE NEWS





Lappung Media Network