Namun, di sisi lain media sosial juga bisa berdampak buruk apabila tidak digunakan secara bijak. “Oleh karena itu para siswa harus bisa memilah berita-berita di media sosial, mana yang benar dan yang bohong atau hoax,” tutur Ipda Septi Dian Mayasari, yang merupakan salah satu Polwan senior di Polres Pringsewu.
Menurut Ipda Septi Dian Mayasari beberapa dampak buruk dalam penggunaan media sosial diantaranya adalah banyaknya komentar buruk, penyebaran informasi pribadi, membandingkan diri dengan orang lain, mengganggu kesehatan mental, modus penipuan online dan hack. “Oleh karena itu, pelajar perlu sejak dini memahami cara menggunakan media sosial yang bijak dan aman namun tetap asyik,” ungkapnya.
Kemudian Ipda Septi Dian Mayasari juga menyampaikan 5 tips Bijak Bermain Media Sosial bagi pelajar, yaitu :
1. Pastikan setiap hal yang diunggah tidak membuat orang lain merasa tidak nyaman, baik secara fisik maupun emosional.
2. Jangan berselisih dengan orang lain di media sosial.
3. Pilih kata yang baik dan tepat saat berkomentar atau membuat unggahan di media sosial. Pastikan pelajar tidak menyinggung orang lain.
4. Hargai pendapat orang lain, karena interaksi di media sosial adalah proses pertukaran ide dan gagasan.
5. Jika ingin menyebarkan berita, cari tahu dahulu kebenarannya untuk meminimalisir penyebaran berita bohong atau hoax.
“Yang juga sangat penting lagi, jangan sampai menyebarkan informasi dengan alasan hanya ingin mengikuti tren atau ingin menyebarkan sesuatu secara spontan,” katanya.





Lappung Media Network