“Ini menandakan bahwa kasus kekerasan terhadap anak terus terjadi dan perlu penanganan dan kepedulian dari berbagai pihak,” ungkap Kasat Reskrim.
Kasat Reskrim juga menegaskan, bahwa sosialisasi ini sebgai bentuk kepedulian Polres Pringsewu terhadap perempuan dan anak. Sebab, perempuan dan anak masih sering menjadi korban kekerasan, pelecehan dan sebagainya.
Iptu Feabo Adigo Mayora Pranata juga berharap langkah ini bisa mencegah secara dini kekerasan terhadap perempuan dan anak di Pringsewu. “Sosialisasi ini akan rutin dilaksanakan, sebagai salah satu upaya Polri dalam mencegah terjadinya aksi kejahatan dengan korban anak di bawah umur,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini juga diberikan edukasi kepada santri agar lebih bijak dan berhati-hati dalam penggunaan media sosial. “Karena media sosial di samping bermanfaat untuk menambah teman juga wawasan, namun bisa berdampak negatif bila disalah gunakan,’’ tambahnya.
Diakhir kegiatan sosialisasi ini, Satreskrim Polres Pringsewu yang diwakili Iptu Harahap menyerahkan bantuan sosial kepada pihak Ponpes Al-Wustho. “Aksi baksos itu sebagai wujud perhatian dan kepedulian Polri para santri yang menimba ilmu di Ponpes itu,” katanya.





Lappung Media Network