Selain itu, kata Adi Erlansyah meneruskan, Pringsewu Craft 1st yang telah digelar selama 3 hari ini memberikan dukungan yang sangat positif bagi peningkatan ekonomi masyarakat Kabupaten Pringsewu. Hal ini menurutnya terlihat dengan kembali bangkitnya geliat ekonomi di Kabupaten Pringsewu, dengan tingginya minat masyarakat untuk hadir dan membeli produk-produk yang ditampilkan.
Pihaknya ke depan berharap Pringsewu Craft ini dapat dijadikan sebagai event tahunan, dengan demikian akan ada Pringsewu Craft 2nd, Pringsewu Craft 3th dan seterusnya. Untuk itu, ia mengimbau seluruh jajaran Pemkab Pringsewu dan camat agar secara berkesinambungan dapat menggali potensi-potensi usaha yang ada di masing-masing wilayahnya.
Serta memberikan informasi terkait potensi tersebut, sehingga Pemkab Pringsewu dan Dekranasda Pringsewu dapat menindaklanjuti potensi tersebut. Melalui program dan kegiatan peningkatan desain dan kualitas produknya, serta melakukan pembinaan SDM-nya.
Dengan demikian, menurut Pj Bupati Pringsewu, pada event-event besar selanjutnya, Pringsewu dapat memiliki produk yang unggul dan berdaya saing dari masing-masing kecamatan dan pekon. Mari kita bergandengan tangan dan satukan tekad untuk membangun ekonomi masyarakat Pringsewu yang lebih baik. “Melalui geliat UMKM yang mampu menembus pasar nasional bahkan internasional,” imbuh Pj Bupati Pringsewu.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Pringsewu Rusdiana Adi Erlansyah menyampaikan, bahwa Pringsewu Craft 1st yang berlangsung selama 3 hari (15-17 Desember 2022), mengusung tema ‘Menggali Potensi Kerajinan dalam Membangun Ekonomi Daerah’. Menampilkan talenta para pelaku IKM Sektor Wastra, Kriya dan Kuliner di Kabupaten Pringsewu.
“Pringsewu Craft pertama ini diikuti 21 UMKM dan 9 kecamatan, guna menggali potensi berkenaan dengan produk-produk unggulan yang ada di masing-masing kecamatan se-Kabupaten Pringsewu,” ujar Rusdiana Adi Erlansyah.
Baca Berita Terkini Lainnya dari Media Siber Lappung.COM di——> Klik: GOOGLE NEWS
