Pringsewu.Lappung.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STMIK (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer) Pringsewu. Ikuti Kongres BEM STMIK seluruh Indonesia.
Pada Senin (1/11/2021) menjadi tanggal bersejarah, dengan dilaksanakannya Kongres pertama dan disahkannya Forum BEM STMIK seluruh Indonesia. Dengan demikian, BEM STMIK seluruh Indonesia kini telah memilik Organisasi resmi.
Menurut Keterangan tertulisnya, kepada redaksi pringsewu.lappung.com. Yusril Izza Wardana (Wakil Presiden BEM STMIK Pringsewu). Mengungkapkan bahwa Forum ini sendiri terbentuk dari pemikiran Badan Eksekutif Mahasiswa STMIK seluruh Indonesia yang merasa resah tentang kemajuan digitalisasi di negeri ini.
“Sebanyak 34 BEM STMIK yang tersebar di wilayah Sulawesi, Jawa, Bali, NTT, Sumatera, dan Maluku sudah bergabung pada forum ini, yang harapannya dapat membantu pemerintah dalam melaksanakan kemajuan negara berbasis digital,” ujar Yusril.
BACA JUGA: Kabid Humas Polda Lampung Jadi Juri Kompetisi Muli-Mekhanai 2021
Kemudian ia memaparkan. Dalam kongres pertama ini dilakukan secara hybrid, maksudnya kongres dilaksanakan secara virtual di setiap daerah dan beberapa daerah mengutus perwakilan di tingkat nasional.
BEM STMIK PRINGSEWU mendelegasikan Wakil Presiden Mahasiswanya atas nama Yusril Izza Wardana untuk menghadiri kongres secara langsung di STMIK Mercusuar, Bekasi Jawa Barat.
“Dalam kongres tersebut terpilihlah Febriansyah Putra (STMIK Mercusuar, Bekasi) sebagai Koordinator Pusat. Serta Adul Wahid Ahyarudin (STMIK Catur Sakti, Kendari) sebagai Sekretaris Pusat.
Lebih lanjut, Yusril menjabarkan, dalam kongres ini juga telah menggagas beberapa rencana kontribusi pada sektor yang akan dikembangkan. Di antaranya pengembangan ekonomi digital dan startup, pengembangan teknologi web, Android, IOT/AI, pengembangan bidang desain dan multimedia, dan pengembangan aksi tanggap di masyarakat berbasis digital.
“Forum BEM STMIK seluruh Indonesia juga akan mencoba membangun kolaborasi dengan perusahaan-perusahaan teknologi di Indonesia untuk memecahkan masalah dikalangan masyarakat tentang produk-produk digital yang nantinya bisa bermanfaat untuk masyarakat,” tutupnya.
