Lebih lanjut Kapolsek Pagelaran mengatakan, akibat peristiwa kebakaran tersebut bangunan permanen berukuran 9×15 meter beserta seluruh isinya hangus terbakar. “Dalam peristiwa kebakaran ini tidak ada korban jiwa, karena pada saat terjadinya kebakaran sekolah sedang kosong. Namun kerugian material ditaksir mencapai Rp 330 juta,” ungkap Kapolsek.
Kemudian Kapolsek Pagelaran menambahkan, bahwa api baru bisa dipadamkan sekira pukul 18.00 WIB atau dua jam kemudian. Pemadaman itu dilakukan dengan menggunakan alat seadanya oleh masyarakat dan dibantu datangnya 1 unit kendaraan pemadam milik Pemerintah Kabupaten Pringsewu.
Menurut Iptu Hasbulloh, bahwa dari hasil olah TKP dan penyelidikan polisi, peristiwa kebakaran terjadi diduga akibat terjadinya korsleting listrik pada jaringan kabel yang berada di atap gedung. “Dugaan awal penyebab kebakaran karena adanya arus pendek listrik pada jaringan kabel yang berada diatas plafon bagian tengah bangunan,” ujar Kapolsek.
Sementara itu, Romli (56) selaku Kepala Sekolah SMP Satu Atap Pagelaran Utara mengatakan, akibat peristiwa kebakaran ini sebagian besar bangunan, mebel dan ribuan buku hangus terbakar dan hanya menyisakan tembok dan sebagian atap.
“Kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp 330 Juta, dengan rincian bangunan gedung dan mebel sebesar Rp 270 juta dan ribuan buku seharga Rp 60 juta,” ujar Romli.
Baca Berita Terkini Lainnya dari Media Siber Lappung.COM di——> Klik: GOOGLE NEWS





Lappung Media Network