Sambungnya, selain pelatihan peningkatan pelayanan, peserta pelatihan juga dilatih kemampuan tentang bagaimana cara membuat konten menarik untuk di upload ke Media Sosial. “Sebagaimana kita ketahui di era digital saat ini media sosial sangat penting untuk menunjang kelancaran tugas kepolisian dan juga sebagai sarana untuk menerima masukan dari masyarakat,” ungkap Kompol Efendi Koto.
Kabag SDM Polres Pringsewu berharap, para personel Polres Pringsewu yang telah mengikuti pelatihan ini agar kinerjanya dan kualitas pelayanannya dapat meningkat. “Setelah mengikuti pelatihan, para peserta pelatihan diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan di tempat tugasnya masing-masing,” harap Kabag SDM Polres Pringsewu.
Sementara itu, Dini Pepilina selaku pemateri menyampaikan, bahwa sebagai garda terdepan pelayanan, aparat kepolisian harus membiasakan 5S yakni Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun. Selain 5S, seorang polisi juga harus memiliki kemampuan komunikasi publik yang baik dan memahami psikologi masyarakat.
“Polisi itu harus memahami psikologi masyarakat, ada yang harus tegas, ada pula yang harus dihadapi dengan lemah lembut. Jika seorang polisi memahami karakter ini, saya yakin, ada interaksi yang ideal, dan polisi jadi pengayom masyarakat berjalan sebagaimana yang diinginkan,” ujar Dini Pepilina.
Pemateri lainnya, yakni Dosen IBN Pringsewu Taufik, M.Ti, pada pelatihan ini menyampaikan materi terkait hal pentingnya Media Sosial sebagai sarana komunikasi kepada masyarakat.
Baca Berita Terkini Lainnya dari Media Siber Lappung.COM di——> Klik: GOOGLE NEWS
