Selain itu, Syaiful Dharmawan melanjutnya, pandemi yang terjadi juga menjadi tantangan tersendiri bagi kelurahan untuk tetap melakukan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan melakukan inovasi sesuai potensi yang ada. “Hal ini sejalan dengan tema Lomba Kelurahan Tahun 2022 yaitu Kelurahan Tangguh Ekonomi Masyarakat Tumbuh,” katanya.
Sementara itu, Pj Bupati Pringsewu Adi Erlansyah menyampaikan, bahwa klarifikasi lapangan yang dilaksanakan ini merupakan tahapan ketiga, dari tahapan penilaian Lomba Kelurahan. Setelah diadakan seleksi administrasi dan pemaparan tentang profil kelurahan, keunggulan dan inovasi oleh lurah dan ketua TP PKK kelurahan pada beberapa waktu yang lalu. “Berdasarkan rangkaian tahapan tersebut, dan dilihat dari dua tahun terakhir evaluasi perkembangan, Kelurahan Pringsewu Barat termasuk kelurahan yang cepat berkembang dengan keunggulan-keunggulan dan inovasi yang dimiliki,” ujarnya.
Kemudian terkait Kelurahan Pringsewu Barat Mengikuti Lomba ini. Cecep Irawan Lurah Pringsewu Barat menyampaikan, bahwa Kelurahan Pringsewu Barat yang mempunyai luas wilayah 179 hektar. Jumlah penduduk 8.441 jiwa, terdiri dari 4.181 pria dan 4.260 wanita. Telah membuat inovasi dalam rangka meningkatkan kenyamanan warganya, seperti keperluan surat-menyurat dengan cukup melalui pesan WhatsApp. “Serta pembuatan akta kependudukan dengan cukup datang ke kantor kelurahan, serta penggunaan barcode untuk tamu-tamu yang berkunjung ke wilayah Pringsewu Barat,” ungkapnya.
Sambungnya, sedangkan untuk produk-produk unggulan dari Pringsewu Barat, diantaranya talas yang diolah menjadi nugget, pudding, orak-arik, minuman es talas dan lainnya. Serta sayur-sayuran yang diubah menjadi mie serta produk Kopi Veteran. “Selain itu, Kelurahan Pringsewu Barat juga telah membedah dua rumah tidak layak huni dengan dana dari masyarakat,” pungkasnya.
