“Ya benar, selama berlangsungnya operasi Zebra tahun ini kami telah menindak hampir dua ribu pelanggar lalu lintas. Pelanggaran itu didominasi pengendara sepeda motor,” ujar Iptu Khoirul Bahri, pada Senin (17/10/2022) siang, melalui rilis Humas Polres Pringsewu.
Kasat Lantas juga menyampaikan, selain pelanggaran, selama kurun waktu Operasi Zebra Krakatau 2022 tercatat telah terjadi 2 kasus kecelakaan lalu lintas. Dua kasus itu terjadi di jalan lintas barat KM 30-31 Gadingrejo dan di jalan KH Gholib Kelurahan Pringsewu Utara.
Dalam dua kasus kecelakaan itu melibatkan 4 unit sepeda motor. Meskipun tidak terdapat korban jiwa, namun setidaknya ada 5 orang yang mengalami luka ringan dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit. “Sementara kerugian material di taksir mencapai Rp 2,5 juta,” imbuh Iptu Khoirul Bahri.
Menurut Iptu Khoirul Bahri, kasus kecelakaan lalu lintas ini turun 33% dibandingkan pelaksanaan operasi zebra pada tahun sebelumnya. “Tahun 2021 terjadi 3 kasus kecelakaan dan terdapat 1 korban jiwa, 1 luka berat, dan 4 orang luka ringan dan kerugian material Rp 3 Juta,” ungkapnya.
Dengan usainya operasi zebra krakatau 2022, Kasat Lantas Iptu Khoirul Bahri meminta masyarakat untuk terus disiplin dan tertib dalam berlalu lintas dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan. “Meski operasi zebra telah usai kami mengimbau masyarakat pengguna jalan untuk terus membudayakan tertib berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitasnya,” pungkas Iptu Khoirul Bahri.
Baca Berita Terkini Lainnya dari Media Online Lappung.COM di——> Klik: GOOGLE NEWS




Lappung Media Network