Sementara itu, Terkait Warga Pekon Mataram Gantung Diri. Kapolsek Gadingrejo Iptu Anwar Mayer Siregar, SH mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi, S.I.K, M.I.K. Ia menjelaskan, bahwa setelah menerima laporan warga pihaknya langsung menerjunkan sejumlah personel untuk datang ke TKP. Saat petugas datang, korban masih dalam posisi menggantung dengan leher terjerat tali tambang yang diikatkan di atap garasi.
Setelah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), kemudian korban dievakuasi, dan dilakukan pemeriksaan bersama tenaga medis dari Puskesmas Gadingrejo.
“Hasil pemeriksaan, ditubuh korban tidak ditemukan tanda bekas kekerasan dan terdapat ciri khas bunuh diri,” ungkap Kapolsek Gadingrejo melalui rilis Humas Polres Pringsewu, pada Kamis siang.
Diungkapkan Kapolsek, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait motif korban sampai nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. “Untuk dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat bunuh diri, namun motifnya masih kami dalami,” ungkap Iptu Mayer.
Lebih lanjut Kapolsek menyampaikan, pihak keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tak bersedia dilakukan proses autopsi pada jenazah.
“Lantaran keluarga korban tidak bersedia dilakukan proses autopsi, maka jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan proses pemakaman,” pungkasnya.





Lappung Media Network