Pringsewu.Lappung.COM– Pasca kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak), kalangan petani di Pekon Sukorejo, Kecamatan Pardasuka berhasil lahirkan inovasi cemerlang.
Kaum petani di Pekon Sukorejo, sesuai perkembangan zaman saat ini, telah dapat lahirkan inovasi, yakni berupa gas elpiji 3 Kg yang selama ini, umumnya digunakan untuk kompor gas dan memasak di dapur. Kini dapat beralih fungsi menjadi bahan bakar untuk mesin sedot air bermerek Alkon.
Dampak kenaikan harga BBM yang dibarengi dengan melonjaknya harga-harga kebutuhan barang lainnya. Mendorong petani harus memutar otak, guna dapat tetap memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Menurut Suratman (43), salah satu petani yang bertempat tinggal di Pekon Sukorejo. Ia mengatakan, bahwa guna bisa menyiasati tingginya harga beli BMM eceran di pasaran. Kini ia menggunakan gas elpiji 3 Kg sebagai bahan bakar mesin Alkon 5 PK, untuk menyedot dan mengalirkan air dari sumber air (kali/irigasi) disekitarnya.
Lebih lanjut Suratman menyampaikan, bahwa modifikasi mesin Alkon berbahan dasar elpiji 3 Kg ini ternyata cukup efektif selain juga efisien dari sisi biaya yang harus dikeluarkan.
Memang ada beberapa komponen yang harus ditambah dan digunakan, seperti regulator yang disambungkan pada mesin Alkon.
Baca Berita Terkini Lainnya dari Media Online Lappung.COM di——> Klik: GOOGLE NEWS
